Hugo Ekitike dan Tradisi Ramadan, Tetap Berpuasa di Liga Inggris

Tidak banyak yang tahu bahwa Hugo Ekitike seorang Muslim. Bomber Liverpool itu memang terlahir sebagai Muslim.
Beragam Islam, sudah pasti Ekitike berpuasa selama Ramadan. Sekalipun kompetisi tetap berjalan seperti biasa, ia tetap menjalankan kewajiban.
Dan ini menjadi pengalaman puasa pertamanya di Liga Inggris. Sebelumnya ia menjalani puasa di Liga Prancis dan Liga Jerman.
Meski berpindah-pindah negara dan klub, Hugo Ekitike tidak melupakan tradisi. Ya, ada kebiasaan yang dilakukan selama puasa, salah satunya makan malam bersama keluarga.
“Yang jelas saya akan puasa, menjalani puasa selama sebulan, menerima tamu di rumah, makan malam bersama keluarga. Itu tradisi kami di sini,” kata bomber Prancis seperti dikutip dari situs resmi klub.
“Saya juga ingin lebih dekat dengan Tuhan daripada biasanya. Tapi meskipun bukan bulan Ramadan, kami tetap berusaha untuk selalu dekat dengan Tuhan,” ia menambahkan.
Hugo Ekitike Bersyukur Punya Rekan Muslim di Liverpool
Hugo Ekitike selalu senang setiap Ramadan datang. Menurutnya, ini bulan istimewa yang tak pernah dirasakan pada bulan-bulan lainnya.
Dan di sela-sela kesibukan sebagai pemain sepak bola profesional, ia masih bisa menikmati puasa bersama keluarga di rumahnya. Meskipun tidak semua anggota keluarganya beragama Islam.
“Banyak orang di keluarga saya Muslim, jadi ini menjadi sangat mudah. Mereka mendukung saya dengan cara terbaik karena mereka berpuasa bersama saya,” imbuhnya.
“Selama ini kami semua di rumah saya, mengisi hari belajar agama. Menghabiskan waktu bersama, berbagi makanan dan beribadah. Itulah yang kami lakukan,” sambung eks PSG.
Di lapangan, bomber 23 tahun juga bersyukur karena di Liverpool dia tidak sendirian berpuasa. Ya, ada Ibrahime Konate dan Mohamed Salah yang seorang Muslim.
“Ada beberapa pemain Muslim di Liverpool. Jadi saya tahu klub akan membantu kami selama sebulan ini. Kami sudah membicarakannya dan dapat dukungan 100 persen,” katanya lagi.
Hugo Ekitike Mesin Gol Baru Liverpool
Baru datang ke Liverpool, Hugo Ekitike langsung menyita perhatian publik. Banderol sebesar 90 juta euro yang dikeluarkan The Reds untuknya tidak sia-sia.
Ia menjelma jadi mesin gol baru. Sejauh ini sudah 10 gol lahir dari kaki dan kepalanya di Liga Inggris. Kehebatan Ekitike memang sudah terlihat sejak pekan pembuka liga.
Ya, namanya sudah langsung menghiasi papan skor saat Liverpool mengalahkan Bournemouth 4-2. Ia terus diandalkan oleh Arne Slot sebagai juru gedor.
Sekali pun klub turut menggaet Alexander Isak, posisi Hugo Ekitike tetap tak tergantikan. Yang terjadi justru sebaliknya: Isak yang harus beradaptasi lagi, apalagi kini ia menepi karena cedera.
Simak juga berita Liga Inggris terbaru lainnya di Planet Bola.





