Sindiran Keras untuk Lionel Messi, Pemain Argentina Ini Beri Pesan Menohok

lionel messi gedung putih inter miami

Nama Lionel Messi menjadi buah bibir dalam beberapa hari terakhir. Bukan soal performa dan capaiannya di lapangan, tapi terkait keberadaannya di Gedung Putih.

Seperti diketahui, Lionel Messi dan tim Inter Miami beberapa hari lalu datang ke Gedung Putih. Mereka bertemu dengan presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Tentu saja La Pulga tidak sendiri. Satu tim Inter Miami datang, termasuk bintang lain seperti Luis Suárez, Rodrigo de Paul, juga pelatih Javier Mascherano.

Kehadiran mereka yang menjadi latar belakang Donald Trump saat konferensi pers mengenai kondisi perang dengan Iran langsung memunculkan sentimen negatif.

Apa yang terjadi di Gedung Putih kemudian memunculkan banyak reaksi. Termasuk dari kalangan pesepak bola.

Salah satunya Marcelo Saracchi. Namanya memang tidak terkenal. Yang jelas, ia sama-sama berasal dari Argentina, seperti Lionel Messi.

Kendati satu negara dan sang mega bintang dipuja dan dielu-elukan seantero Argentina, Saracchi tidak gentar melempar sindiran. Maklum saja, ini bukan soal sepak bola, ini soal perang dan melawan imperialis Amerika.

Pesannya jelas. Ia tidak sudi tunduk di hadapan Amerika Serikat. “Lebih baik mati berdiri daripada hidup berlutut,” demikian isi story Instagram Marcelo Saracchi.

Kata-kata itu tidak berasal Eks Boca Junior. Ia hanya menyampaikan salah satu pernyataan terkenal milik pahlawan revolusioner Amerika Latin, Che Guevara.

Lionel Messi Tak Sepadan dengan Diego Maradona

Sindiran Saracchi bukan tanpa sebab. Itu menunjukkan bahwa apa yang dilakukan Inter Miami, terutama Messi tidak sesuai dengan sikap negara-negara Amerika Latin kebanyakan. Terlebih setelah Amerika menyerang Venezuela dan menculik presidennya.

Ditambah lagi La Pulga turut bertepuk tangan ketika Donald Trump menyampaikan pesannya soal perang Iran. Sikap tersebut membuat banyak pihak kecewa, termasuk fan sang kapten Argentina.

Apalagi di waktu yang hampir bersamaan, muncul potongan video lawas Diego Maradona. Dalam sebuah kesempatan sang legenda berbagi pengalaman soal hadiah yang diberikan oleh Amerika Serikat dan Kuba.

Maradona dengan tegas menolak pemberian Amerika dan lebih memilih hadiah dari Kuba. Maklum saja, ia punya hubungan dekat dengan pemimpin negara tersebut, Fidel Castro, dan pemuja Che Guevara.

“Amerika memberi saya penghargaan. Mereka juga memberi saya satu di Kuba. Saya bilang kepada Amerika ‘simpan saja untuk diri kalian sendiri, saya akan mendapatkannya di Kuba’,”Diego Maradona menjelaskan dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari @ultras_antifaa.

No comments yet! You be the first to comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked *