Serie A Gagal Total di Liga Champions, Fabio Capello Ungkap Penyebab Utamanya
Tuesday, 30 June 2026 • Berita dan Info Sepakbola Terkini Indonesia dan Dunia
Top Advertisement 970 × 90
HomeLiga Champions
Liga Champions

Serie A Gagal Total di Liga Champions, Fabio Capello Ungkap Masalah Akut Sepak Bola Italia

Serie A gagal total di Liga Champions musim ini. Inter Milan dan Juventus tersingkir, hanya Atalanta yang tersisa. Fabio Capello pun mengungkap masalah besar sepak bola Italia

Thursday, 26 February 2026Oleh Muhammad Syafii
Bagikan:WhatsAppFacebookX

Liga Champions musim ini benar-benar jadi malapetaka untuk wakil Serie A. Dua raksasa Italia, Inter Milan dan Juventus gagal menembus babak 16 besar.

Inter Milan tersingkir usai dipermalukan debutan asal Norwegia, Bodo/Glimt. Tidak tanggung-tanggung, finalis Liga Champions musim lalu kalah agregat 2-5.

Sementara di Turin, Juventus sempat membuka asa. Kalah 2-5 di leg pertama, Juve sukses mengalahkan Galatasaray 3-0 di leg kedua.

Hasil tersebut membuat agregat sama kuat 5-5. Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan. Di sinilah perlawanan Juve berakhir setelah Galatasaray mampu memperkecil ketinggalan menjadi 2-3.

Klub Italia Tak Bisa Bersaing di Liga Champions

Kegagalan dua finalis ini menjadi perhatian besar publik. Salah satunya adalah pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, yang tak habis pikir dengan apa yang terjadi.

Meski kecewa, Capello sebenarnya tidak kaget. Menurutnya klub-klub Italia memang tertinggal satu langkah disbanding klub dari negara lain.

Don Fabio melihat Liga Champions saat ini sudah sangat agresif. Sementara wakil Serie A masih mempertahankan metode kuno, bermain lambat, gampang terjatuh, dan sebagainya.

“Tim-tim Italia bermain dengan tempo lambat. Ketika mereka menghadapi tim yang bermain dengan taktik menekan dan terus berlari, mereka tidak punya kualitas yang cukup, tidak terbiasa bermain tempo tinggi, dan melakukan kesalahan,” kata Fabio Capello seperti dilansir Football Italia.

“Inilah kuncinya. Saat ini kami belum terbiasa bermain agresif. Begitu mereka meningkatkan tempo di Serie A mereka langsung berhenti karena tekel, telinga pemain tersentuh, dan mereka terjatuh,” ia menambahkan.

“Inilah hasilnya. Sayangnya kami bermain dengan tempo lambat dan ketika itu terjadi sulit untuk menjadi berbahaya,” sambung Capello.

Atalanta Selamatkan Italia di Liga Champions

Dari empat wakil yang dikirim Serie A ke Liga Champions, tersisa Atalanta saja di babak 16 besar. Tidak seperti Inter dan Juventus, mereka berhasil comeback di leg kedua.

Kekalahan 0-2 dari Borussia Dortmund sukses dibalas 4-1 di Bergamo. Gianluca Scamacca, Davide Zapacosta, Mario Pasalic, dan Lazar Samardzic jadi pahlawan La Dea.

Situasi ini tentu memunculkan pertanyaan. Sebab Atalanta tidak punya pengalaman panjang di Liga Champions. Mereka baru konsisten bermain di kasta tertinggi Eropa enam tahun terakhir.

Beda halnya dengan Inter Milan maupun Juventus. Yang mana keduanya berlabel raksasa Eropa dan sudah pernah juara Liga Champions.

Muhammad Syafii

Tentang Penulis

Muhammad Syafii

Penulis Planet Bola · 85 Artikel

Seorang Jurnalis berpengalaman selama 7 tahun. Suka cerita sepak bola, di dalam maupun luar lapangan

Lihat semua artikel penulis