5 Rekor Man City vs Real Madrid: Vinicius Menggila, Guardiola Terpuruk

Real Madrid kembali menunjukkan mental juara di Liga Champions usai mengalahkan Manchester City 2-1 di Etihad, Rabu (18/3) dini hari WIB tadi. Hasil ini memastikan Los Blancos lolos ke perempat final dengan agregat telak 5-1.
Tak hanya soal kemenangan, laga Manchester City vs Real Madrid juga melahirkan sejumlah rekor menarik. Mulai dari performa luar biasa Vinicius Junior hingga catatan buruk Pep Guardiola.
Simak juga hasil pertandingan Manchester City vs Real Madrid di leg kedua Liga Champions.
Bermodalkan kemenangan 3-0 di leg pertama, Real Madrid tampil dengan nyaman dini hari tadi. Meski sempat tertekan, mereka tetap tenang dan menunjukkan kelasnya.
Gol pertama tercipta di pertengahan babak pertama lewat penalti Vinicius Junior. Manchester City sempat menyamakan kedudukan berkat sontekan Erling Haaland. El Real kemudian memastikan poin penuh pada masa injury time. Lagi-lagi gol lahir melalui kaki Vinicius.
Hasil ini sudah cukup untuk raksasa Spanyol lolos ke perempat final Liga Champions. Mereka lolos dengan agregat meyakinkan 5-1.
Selain itu, laga Manchester City vs Real Madrid juga menghasilkan beberapa rekor. Berikut lima di antarany:
1. Derita Pep Guardiola
Rekor pertama dibuat oleh Pep Guardiola. Sayang, nakhoda Manchester City tidak membuat rekor bagus, melainkan rekor buruk.
Ia gagal menembus perempat final Liga Champions dua kali beruntun. Padahal selama ini ia hanya tersingkir sebelum perempat final dalam satu dari 15 edisi pertamanya.
Tak cuma itu, hasil dini hari tadi sekaligus yang keempat kali Guardiola menelan kekalahan dalam dua leg fase knockout Liga Champions. Tiga di antaranya melawan Real Madrid.
Baca Juga: Pep Guardiola Pastikan Real Madrid akan Menderita di Manchester
2. Produktivitas Vinicius Junior
Pada leg pertama Manchester City vs Real Madrid di Santiago Bernabéu, Vinícius gagal mencatatkan nama di papan skor. Ia harus merelakan Federico Valverde bersinar dengan hat-trick-nya.
Tapi di leg kedua bomber Brasil membuktikan taji sebenarnya. Dua gol langsung dibukukan di masing-masing babak.
Dua gol itu menggenapi catatan apiknya tiap bersua City. Ia sudah terlibat dalam delapan gol Madrid, dengan rincian empat gol dan empat assist.
Dengan kata lain, Vini terlibat dalam lebih banyak gol melawan The Cityzens dibandingkan dengan klub-klub lain di Liga Champions. Performa Vinícius juga membuatnya menjadi salah satu pemain kunci Real Madrid musim ini.
3. Debut Sempurna Alvaro Arbeloa
Bukan cuma Vinicius yang bikin rekor, Alvaro Arbelo juga. Bahkan apa yang dibukukan sang nakhoda lebih membanggakan lagi.
Arbeloa menjadi pelatih pertama dalam sejarah Real Madrid yang menyapu bersih empat laga pertama fase knockout Liga Champions dengan kemenangan.
Sebelum mengalahkan City 2-1 dan 3-0, Arbeloa turut membangkitkan Madrid ketika menghadapi Benfica di babak play-off dengan agregat 3-1. Yang mana itu sekaligus laga perdananya sebagai pelatih di Liga Champions.
4. Kartu Merah Bernardo Silva
Apa yang terjadi di Etihad dini hari tadi semakin menyakiti City. Selain kalah, mereka juga harus menjalani laga dengan 10 pemain.
Ya, laga Manchester City vs Real Madrid diwarnai kartu merah. Adalah Bernardo Silva yang menerima hukuman itu setelah handball di kotak penalti.
Bagi Bernardo Silva, ini merupakan kartu merah perdananya di Liga Champions. Ironisnya, catatan buruk ini didapat ketika dia sudah mencatatkan 104 caps di kasta tertinggi Eropa.
5. Dominasi Real Madrid atas Manchester City
Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Real Madrid atas Manchester City di Liga Champions.
Dalam beberapa musim terakhir, Los Blancos kerap menjadi batu sandungan bagi tim asuhan Pep Guardiola di fase knockout. Mental juara dan pengalaman menjadi pembeda utama dalam duel dua raksasa Eropa tersebut.
Selain laga ini, sejumlah pertandingan lain juga menghadirkan drama di Liga Champions. Simak rekap dan hasil babak 16 besar leg kedua Liga Champions 2025/2026.





