Kasus Rasisme Vinicius dan Mbappe Berbuntut Panjang

Vinicius Junior Real Madrid dalam laga Liga Champions yang diwarnai dugaan rasisme

Vinicius Junior dan Kylian Mbappe kembali jadi buah bibir. Bintang Real Madrid mengklaim telah menjadi korban rasisme saat El Real mengalahkan Benfica 1-0 pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

Sepanjang pertandingan di stadion Da Luz, Vinicius mendapat cemooh dari fan tuan rumah. Terlebih setelah dia mencetak gol pada menit ke-50 dan selebrasinya yang dianggap berlebihan oleh José Mourinho.

Setelah itu, intrik terjadi di lapangan. Penyebabnya adalah bintang Benfica, Gianluca Prestianni, yang menunjukkan gestur hinaan.

Ia selalu menutup hidung dan mulut, siap berdekatan dengan Vinicius. Mendapat perlakuan seperti itu, Vini pun merasa dilecehkan. Ia kemudian berkali-kali mengadu kepada wasit soal momen tersebut.

Apa yang terjadi di lapangan sempat membuat laga terhenti? José Mourinho juga turut menenangkan penggawa timnas Brasil tersebut.

Baca juga: Hasil Liga Champions terbaru dan rangkuman pertandingan pekan ini

Kylian Mbappe, Bela Vinicius, dan Tantang Prestianni

Sementara itu, Kylian Mbappé sebagai rekan setim jelas tak terima dengan kejadian di lapangan. Ia membela Vinicius sekaligus menyebut tindakan Prestianni sebagai rasisme.

Tak sampai di situ, Mbappe juga menantang gelandang Benfica. Menurutnya, pemuda 20 tahun tak layak main lagi di Liga Champions. Insiden ini menambah panjang daftar kontroversi di Liga Champions musim ini. Baca juga jadwal Liga Champions terbaru pekan ini untuk melihat pertandingan besar lainnya.

“Pemain nomor 25 Benfica, saya tidak sudi menyebut namanya. Dia tidak pantas; dia berkata kasar dan itu akan terus terjadi di sepak bola,” kata kapten timnas Prancis.

“Kemudian dia menutupi mulut dengan bajunya untuk mengatakan Vini adalah monyet sebanyak lima kali. Saya mendengarnya sangat jelas, pemain Benfica juga mendengarnya. Dia benar-benar tak pantas main lagi di sini,” ia menambahkan.

Legenda Paraguay Bela Prestianni dan Sindir Mbappe Soal LGBT

Kasus rasisme ini sedang dalam proses penyelidikan. Pihak Real Madrid juga telah mengumpulkan bukti tuduhan tersebut dan akan menyerahkannya kepada pihak UEFA.

Dan sekarang, apa yang terjadi antara Vinicius, Mbappe, dan Prestianni menjadi pembicaraan dunia. Salah satunya kiper legendaris Paraguay, José Luis Chilavert.

Ia tidak setuju dengan pendapat orang-orang yang menyudutkan pemain asal Argentina. Lucunya, Chilavert justru menyerang Kylian Mbappé dan kehidupan pribadinya.

Chilavert menyatakan dukungannya kepada Prestianni dan justru melontarkan kritik keras kepada Mbappe. Dalam komentarnya, ia menyinggung kehidupan pribadi sang pemain dan mengeluarkan pernyataan yang dinilai kontroversial serta berpotensi menyinggung kelompok tertentu.

Pernyataan tersebut menuai reaksi beragam di media sosial. Banyak pihak menilai komentar Chilavert tidak relevan dengan isu rasisme yang sedang diselidiki dan justru memperkeruh situasi.

No comments yet! You be the first to comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked *