
Jelang final FIFA Series melawan Bulgaria, pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyoroti situasi yang berkembang di media sosial. Ia mengaku kecewa dengan kritik yang diarahkan kepada striker muda, Ramadan Sananta.
Menurut Herdman, sorotan yang berlebihan terhadap pemain justru bisa berdampak negatif terhadap kondisi tim yang tengah bersiap menghadapi laga penting.
Sananta menjadi perhatian setelah tampil sebagai starter saat Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts & Nevis. Meski tampil aktif dan berkontribusi dalam permainan, ia gagal mencetak gol.
Herdman Bela Sananta
Herdman menegaskan bahwa kontribusi Sananta tidak bisa diukur hanya dari jumlah gol. Ia menilai striker tersebut sudah memberikan peran penting dalam skema permainan tim.
“Kami membutuhkan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang diberikan kepada pemain muda seperti dia,” ujar Herdman.
“Dia memberikan segalanya di lapangan. Sananta adalah pemain yang bekerja keras dan memberikan tekanan dari lini depan,” lanjutnya.
Peran Penting di Balik Layar
Dalam laga sebelumnya, Sananta berduet dengan Ole Romeny di lini depan. Pergerakan tanpa bola yang ia lakukan membuka ruang bagi pemain lain untuk mencetak gol.
Hal tersebut terbukti dari empat gol yang berhasil dicetak Timnas Indonesia. Meski tidak mencetak gol, kontribusi Sananta tetap terasa dalam permainan tim.
Baca juga kisah pemain lain di artikel comeback Elkan Baggott di Timnas Indonesia
Dibandingkan dengan Olivier Giroud
Herdman bahkan membandingkan situasi Sananta dengan Olivier Giroud saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.
Kala itu, Giroud tidak mencetak satu gol pun sepanjang turnamen, namun tetap menjadi bagian penting dalam skema tim.
“Jika Anda melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia, tapi tetap memberikan kontribusi besar untuk tim,” kata Herdman.
“Sananta adalah tipe pemain seperti itu; dia bermain untuk tim,” tegasnya.
Fokus ke Final vs Bulgaria
Terlepas dari situasi di media sosial, Timnas Indonesia kini fokus menghadapi Bulgaria di final FIFA Series.
Laga tersebut diprediksi akan berjalan lebih berat, mengingat Bulgaria tampil impresif dengan kemenangan 10-2 di laga sebelumnya.
Kini, pertanyaannya adalah apakah Herdman akan kembali mempercayakan Ramadan Sananta sebagai starter atau melakukan perubahan strategi di laga final. Lihat jadwal final di artikel jadwal Timnas Indonesia vs Bulgaria






