Perpisahan Liga Inggris: Salah, Pep dan Bernardo Silva Tinggalkan Klub
Friday, 19 June 2026 • Berita dan Info Sepakbola Terkini Indonesia dan Dunia
Top Advertisement 970 × 90
HomeLiga Inggris
Liga Inggris

Perpisahan di Pekan Terakhir Liga Inggris: Salah, Robertson, Pep Guardiola hingga Bernardo Silva

Pekan terakhir Liga Inggris musim ini menjadi momen emosional dengan perpisahan Mohamed Salah, Andy Robertson, Pep Guardiola, dan Bernardo Silva dari klub masing-masing.

Tuesday, 26 May 2026Oleh Muhammad Syafii
Bagikan:WhatsAppFacebookX

Pekan terakhir kompetisi Liga Inggris musim 2025/2026 bukan hanya tentang perebutan gelar juara, tiket kompetisi Eropa, atau pertarungan untuk menghindari degradasi. Di balik seluruh drama tersebut, ada momen emosional yang menyelimuti sejumlah stadion karena menjadi panggung perpisahan bagi beberapa figur penting sepak bola Inggris.

Dari Anfield hingga Etihad Stadium, para penggemar harus mengucapkan selamat tinggal kepada nama-nama yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kesuksesan klub mereka.

Mohamed Salah dan Robertson Tinggalkan Liverpool

Di Liverpool, dua legenda klub resmi mengakhiri perjalanan panjang mereka. Mohamed Salah dan Andy Robertson memutuskan meninggalkan Anfield setelah kontrak mereka berakhir musim panas ini.

Kepergian keduanya menandai berakhirnya era emas Liverpool yang berlangsung hampir satu dekade terakhir. Salah dan Robertson merupakan bagian penting dari skuad yang sukses memenangkan berbagai gelar bergengsi, mulai dari Liga Inggris, Liga Champions, Piala FA, hingga Piala Dunia Antarklub.

Meski usia bukan satu-satunya faktor, performa yang mulai menurun membuat Liverpool dan kedua pemain akhirnya sepakat untuk berpisah secara baik-baik.

Untuk menghormati jasa mereka, Liverpool menyiapkan seremoni khusus di Anfield. Para suporter membentangkan tifo raksasa dan memberikan penghormatan terakhir kepada dua pemain yang telah menjadi ikon klub.

Mohamed Salah menutup kariernya bersama Liverpool dengan assist saat menghadapi Brentford. Momen tersebut menjadi semakin emosional ketika sang pemain terlihat meneteskan air mata saat meninggalkan lapangan Anfield.

Sementara itu, Andy Robertson mengakhiri pengabdiannya setelah mencatatkan 378 penampilan bersama The Reds. Hingga kini, masa depan kedua pemain masih menjadi tanda tanya.

Meski pergi sebagai legenda, kontribusi Mohamed Salah dalam membawa Liverpool meraih berbagai trofi akan selalu dikenang para pendukung klub Merseyside tersebut.

Baca Juga: Resmi! Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, Era The Reds Berakhir

Liga Inggris Kehilangan Pep Guardiola

Jika Liverpool kehilangan dua pemain legendarisnya, Manchester City justru harus berpisah dengan sosok yang mengubah sejarah klub: Pep Guardiola.

Pelatih asal Spanyol itu memutuskan meninggalkan Etihad Stadium meski kontraknya sebenarnya masih tersisa satu musim lagi. Keputusan tersebut mengejutkan banyak pihak karena Guardiola masih dianggap sebagai sosok ideal untuk memimpin proyek jangka panjang Manchester City.

Meski gagal mempertahankan gelar Liga Inggris musim ini, Guardiola tetap meninggalkan klub dengan kepala tegak. Ia berhasil mempersembahkan dua trofi tambahan berupa Carabao Cup dan FA Cup.

Baca Juga: Juara Carabao Cup, Pep Guardiola Genapi 40 Trofi dalam Karier

Menariknya, pengumuman kepergian Guardiola sempat memunculkan drama tersendiri. Sang pelatih sebenarnya ingin mengumumkan keputusan tersebut setelah pertandingan terakhir musim ini. Namun, kabar itu lebih dulu bocor ke media beberapa jam sebelum laga, yang membuat Guardiola dikabarkan tidak senang.

Keberhasilan Guardiola menjadikan Manchester City sebagai kekuatan dominan Inggris akan menjadi warisan besar bagi siapa pun yang menggantikannya nanti.

Bernardo Silva Akhiri Perjalanan Panjang di Manchester City

Kepergian Guardiola ternyata bukan satu-satunya kabar besar dari Etihad Stadium. Bernardo Silva juga memutuskan mengakhiri perjalanannya bersama Manchester City setelah sembilan musim membela klub.

Masa depan Silva memang sudah menjadi bahan spekulasi dalam beberapa tahun terakhir. Namun, gelandang asal Portugal itu selalu memilih bertahan karena menghormati kontrak yang dimilikinya.

Kini ketika kontraknya berakhir, Silva merasa inilah saat yang tepat untuk mencari tantangan baru dalam kariernya.

Selama membela Manchester City, Bernardo Silva dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten di bawah asuhan Pep Guardiola. Fleksibilitas, kreativitas, dan etos kerjanya menjadikannya pemain penting dalam berbagai kesuksesan klub.

Pep Guardiola dan Bernardo Silva Simbol Kesuksesan Manchester City

Pep Guardiola dan Bernardo Silva bisa disebut sebagai simbol era terbaik Manchester City sepanjang sejarah klub.

Memang Guardiola datang satu tahun lebih awal dibandingkan dengan Silva. Namun, keduanya kemudian tumbuh bersama dan menciptakan dominasi luar biasa di sepak bola Inggris.

Keberhasilan Guardiola menjadikan Manchester City sebagai kekuatan dominan Inggris akan menjadi warisan besar bagi penerusnya.  Enam gelar Liga Inggris menjadi bukti nyata bagaimana Manchester City menguasai kompetisi domestik selama bertahun-tahun.

Tidak hanya itu, mereka juga berhasil membawa City meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub pada musim 2022-2023. Kesuksesan tersebut sekaligus melengkapi treble winner yang menjadi pencapaian terbesar Manchester City hingga saat ini. 

Kini Liga Inggris harus mengucapkan selamat tinggal kepada beberapa tokoh penting yang telah membentuk wajah kompetisi selama satu dekade terakhir.

Kepergian sejumlah figur penting ini diyakini akan mengubah peta persaingan Liga Inggris musim depan.

Kepergian Mohamed Salah, Andy Robertson, Pep Guardiola, dan Bernardo Silva bukan sekadar perpindahan pemain atau pelatih. Mereka meninggalkan warisan besar yang akan terus dikenang para penggemar sepak bola Inggris selama bertahun-tahun ke depan.

Muhammad Syafii

Tentang Penulis

Muhammad Syafii

Penulis Planet Bola · 85 Artikel

Seorang Jurnalis berpengalaman selama 7 tahun. Suka cerita sepak bola, di dalam maupun luar lapangan

Lihat semua artikel penulis