Liam Rosenior Dipecat Chelsea, Dapat Pesangon Fantastis 24 Juta Pounds

Liam Rosenior tidak bertahan lama di Chelsea. Usai kalah telak 0-3 dari Brighton, atau sekitar empat bulan setelah ditunjuk, ia resmi dipecat dari kursi pelatih kepala. Kekalahan telak dari Brighton juga bisa kamu baca di hasil pekan ke-34 Liga Inggris.
Pemecatan ini tak lepas dari rentetan hasil buruk yang dialami The Blues. Terutama dalam lima laga terakhir, mereka selalu kalah tanpa mampu mencetak satu gol pun.
Dampaknya cukup besar. Chelsea yang sempat bersaing di zona Liga Champions kini terlempar ke posisi kedelapan dan terancam absen dari kompetisi Eropa musim depan. Situasi ini membuat posisi Chelsea di klasemen Liga Inggris semakin terancam dan tidak masuk kompetisi Eropa mana pun.
Manajemen klub akhirnya mengambil langkah tegas demi menyelamatkan musim, yakni mengakhiri kerja sama dengan Rosenior.

Pesangon 24 Juta Pounds Jadi Sorotan
Meski dipecat, Liam Rosenior justru mendapatkan kompensasi fantastis. Berdasarkan laporan media Inggris, Chelsea harus membayar pesangon sebesar 24 juta pounds.
Angka tersebut muncul karena klausul kontrak yang menjamin kompensasi jika pemecatan terjadi sebelum masa kontrak berakhir.
Kontrak Panjang Jadi Penyebab Utama
Besarnya nilai pesangon tidak lepas dari durasi kontrak Rosenior yang masih sangat panjang. Pelatih asal Inggris itu diketahui terikat kontrak hingga tahun 2032. Artinya, saat dipecat, kontraknya masih tersisa sekitar enam tahun.
Tak heran jika kompensasi yang harus dibayarkan Chelsea membengkak hingga puluhan juta pounds.
Dengan situasi ini, Rosenior bisa dibilang “kaya mendadak” meski kariernya di Stamford Bridge berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.
Awal Menjanjikan, Akhir Mengecewakan
Penunjukan Rosenior pada Januari lalu sempat menuai kontroversi. Ia menggantikan Enzo Maresca yang sebelumnya sukses mempersembahkan trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, Rosenior sempat menjawab keraguan dengan performa awal yang cukup baik.
Dari 15 laga pertamanya, Chelsea hanya menelan tiga kekalahan. Sayangnya, performa tersebut tidak bertahan lama. Minimnya kontribusi lini depan juga terlihat di daftar top skor Liga Inggris saat ini, di mana hanya ada nama João Pedro yang berada di posisi 4 saja.
Menjelang pemecatannya, Chelsea hanya meraih satu kemenangan dari beberapa pertandingan terakhirnya, itu pun terjadi di ajang Piala FA melawan Port Vale.Ikuti update berita bola terbaru dan klub lainnya di Planet-bola.com!





