PSG Hajar Chelsea 5-2, Rosenior Tetap Puji Timnya

Chelsea harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dalam laga PSG vs Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (12/3) dinihari WIB lalu. Anak asuh Liam Rosenior kalah telak 2-5. Kekalahan ini membuat langkah Chelsea di kompetisi Eropa semakin berat pada leg kedua nanti.

Laga sebenarnya berjalan cukup seimbang. Tiga gol tercipta di babak pertama, dua untuk PSG dan satu untuk Chelsea.

Tuan rumah buka keunggulan melalui Bradly Barcola. Skor kemudian sama setelah Malo Gusto melepaskan tendangan keras terukur ke gawang.

Ousmane Dembele membawa PSG unggul 2-1 lima menit jelang jeda. Tak lama setelah babak kedua dimulai, Enzo Fernandez kembali menyamakan kedudukan.

Akan tetapi hanya sampai di situ perlawanan The Blues. Di sisa laga tak banyak yang bisa mereka buat.

Menit ke-74 Vitinha mengembalikan keunggulan Les Parisien. Dan akhirnya Khvicha Kvaratskhelia menjadi bintang lewat dua gol di penghujung laga untuk menggenapi kemenangan menjadi 5-2.

Liam Rosenior Puji Chelsea

Usai pertandingan, Liam Rosenior menyayangkan hasil akhir di Parc des Princes. Menurutnya Cole Palmer dkk bisa mendapat hasil yang lebih baik.

Ia percaya para pemain sudah tampil luar biasa, bahkan ketika skor sudah 4-2. Namun, kebobolan lima gol adalah kesalahan yang membuat Chelsea kecewa berat.

“Kami hampir menjadi tim yang luar biasa. Bahkan saat skor 4-2 kami masih punya peluang,” ucap Rosenior seperti diungkap Fabrizio Romano.

“Gol kelima datang; itulah yang paling menyakitkan. Hal-hal seperti ini yang harus benar-benar saya atasi,” ia menambahkan.

Sementara itu PSG semakin menunjukkan performa impresif mereka di kompetisi Eropa musim ini.

Chelsea Mainkan Kiper Cadangan, Begini Dalih Pelatih

Ada yang menarik dari 11 pemain yang diturunkan Liam Rosenior dini hari tadi. Di posisi kiper tidak ada nama Robert Sánchez yang selama ini diandalkan.

Sang pelatih lebih memilih Filip Jorgensen mengawal gawang Chelsea. Keputusan ini pun harus dibayar mahal.

Jorgensen tak cuma kebobolan lima gol, ia juga membuat beberapa blunder. Walau demikian, sang nakhoda enggan menyalahkan kipernya itu sepenuhnya.

“Pemain terkadang melakukan kesalahan; Filip bukanlah orang pertama yang melakukannya,” terangnya.

“Kesalahan adalah bagian dari sepak bola. Itu tidak perlu dibesar-besarkan,” tutup juru taktik Chelsea.

Simak juga berbagai berita terbaru seputar Liga Champions dan klub-klub besar Eropa hanya di Planet Bola.

No comments yet! You be the first to comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked *