Pep Guardiola Tidak Terganggu dengan Pemain yang Berpuasa: Mereka Hebat!

Pep Guardiola turut mengomentari puasa yang kembali hadir di tengah kompetisi. Pelatih Manchester City mengaku tidak terganggu sama sekali oleh hal tersebut.
Bulan puasa berarti semua muslim tidak boleh makan dan minum. Bagi para pesepak bola, ini jelas tantangan besar.
Sebab makanan dan gizi mereka sudah diatur sedemikian rupa. Tapi, siapa sangka, banyak pemain Muslim yang tetap berpuasa dan bermain selama 90 menit.
Mereka tidak terganggu sama sekali. Ternyata hal ini bisa terjadi karena setiap tim punya ahli gizi yang sudah menyiapkan segalanya. Mulai dari apa yang mereka makan saat sahur sampai buka puasa.
Hal ini juga diakui Pep Guardiola. Di Manchester City sendiri, yang notabene dimiliki pengusaha Timur Tengah, bulan puasa menjadi prioritas. Simak juga update klasemen dan hasil pertandingan terbaru Liga Inggris musim ini.
Dan Guardiola, kendati berbeda keyakinan, sama sekali tidak masalah. Ia justru bangga para pemain mempertahankan ibadahnya di tengah kompetisi ketat.
“Mereka mengikuti tradisi keagamaannya dan tentu saja kami memiliki ahli gizi yang bagus. Mereka menyesuaikan diri dengan apa yang dibutuhkan tim,” kata nakhoda Manchester City seperti dikutip dari @TouchlineX
“Saya pikir mereka sudah terbiasa; mereka tidak muda lagi; mereka sudah bermain selama bertahun-tahun di periode ini,” ia menambahkan.
Pep Guardiola Tak Ubah Pilihan Selama Ramadan
Bagaimana pun, banyak pelatih yang khawatir terhadap kebugaran pemain selama Ramadan. Ada pula di antara mereka yang mencadangkan sementara pemainnya yang tetap berpuasa.
Akan tetapi, Pep Guardiola tidak demikian. Ia mengungkapkan keyakinan seseorang tidak memengaruhi keputusannya dalam memilih pemain.
“Memilih susunan pemain berdasarkan hal ini? tidak. Mereka ditangani dengan sangat baik di sini, jadi mereka tahu bagaimana menangani situasi seperti ini,” ungkap pelatih asal Spanyol. Baca juga berita terbaru Manchester City lainnya hanya di Planet-Bola.
Saat ini Manchester City memiliki empat pemain Muslim. Mereka adalah Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, Omar Marmoush dan Abdoukir Khusanov.
Pep Guardiola Pengalaman Tangani Pemain Muslim
Bagi Pep Guardiola, melatih pemain Muslim sudah menjadi kebiasaan. Ya, sudah banyak pemain-pemain Muslim yang tetap berpuasa yang pernah ditangani.
Jauh sebelum melatih Manchester City, ia sudah memiliki pemain beragama Islam sejak melatih Barcelona. Ada Seydou Keita, Eric Abidal, dan Yaya Toure.
Pun saat menjadi juru latih Bayern Munich. Di sana ia punya Xherdan Shaqiri, Mehdi Benatia, serta Franck Ribery
Sebelum musim ini, bersama City, Pep Guardiola juga sudah bekerja sama dengan beberapa pemain. Mereka adalah Ilkay Gündoğan, Samir Nasri, Riyad Mahrez, dan Benjamin Mendy.





