Donald Trump buka suara soal ancaman Iran terkait Piala Dunia 2026 mendatang. Presiden Amerika Serikat itu tidak peduli dengan apa yang akan dilakukan negara Persia tersebut. Turnamen ini sendiri akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada ajang Piala Dunia 2026.
Seperti diketahui, Iran dan Amerika Serikat tengah terlibat dalam perang sengit. Terbunuhnya pemimpin negara, Ayatollah Ali Khomeini, membuat mereka murka.
Akibatnya, negara yang pernah melahirkan bintang-bintang top sepak bola dunia membombardir pangkalan Amerika Serikat di kawasan Teluk. Seperti di Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Irak, sampai Arab Saudi.
Sampai saat ini perang pun terus berlangsung. Tak hanya Iran yang melancarkan rudal tanpa henti ke Israel dan beberapa aset penting milik Amerika; negeri Paman Sam juga mulai menyerang.
Kini ketegangan kemungkinan menjalar ke sepak bola. Dengan kemungkinan tetangga Irak itu akan memboikot Piala Dunia 2026.
Mendengar kabar tersebut, Donald Trump tidak peduli. Menurutnya, keikutsertaan lawannya di dunia internasional tersebut tidak berpengaruh.
“Saya benar-benar tidak peduli,” kata presiden Amerika Serikat kepada Politico seperti dikutip dari BBC, Kamis (5/3).
“Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak. Mereka sudah kehabisan tenaga,” ucap politisi asal Partai Republik.
Federasi Iran Pertimbangkan Keluar dari Piala Dunia
Sejak perang pecah, banyak yang meragukan Iran akan tetap terbang ke Piala Dunia 2026. Apalagi seluruh pertandingan mereka di fase grup berlangsung di Amerika Serikat.
Dengan tensi yang semakin tinggi dan belum terlihat tanda-tanda mereda, besar kemungkinan Mehdi Taremi dkk batal berpartisipasi.
Kemungkinan ini juga disampaikan ketua federasinya, Mehdi Taj. Baginya, kecil kemungkinan negaranya tetap main di Piala Dunia.
“Jauh dari harapan kami bahwa kami bisa menatap Piala Dunia dengan penuh harapan,” kata Mehdi Taj seperti dilansir BBC.
Sejauh ini belum ada keputusan final. Pihak federasi juga masih terus berkomunikasi dengan Kementerian Olahraga terkait masa depan timnasnya.
Donald Trump Tak Keluarkan Visa untuk Iran
Iran telah lolos ke Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun. Menurut jadwal, mereka akan menghadapi Selandia Baru dan Belgia di Los Angeles. Lalu melawan Mesir pada laga terakhir grup di Seattle.
Tak hanya itu, negara yang pernah melahirkan Ali Daei, Ali Karimi, Mehdi Mahdavikia, dan Serdar Azmoun termasuk dalam tim pertama yang lolos bersama Jepang.
Sejak memastikan lolos, tim besutan Amir Ghalenoei sebenarnya sudah menghadapi tantangan besar. Bukan dari persiapan maupun kekuatan tim, melainkan dari tensi politik.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Iran dan Amerika Serikat adalah musuh bebuyutan secara politik. Donald Trump pun memandang negara Persia itu sebagai lawan utama.
Sang presiden beberapa waktu lalu bahkan sampai berucap. Bahwa dirinya takkan mengeluarkan visa untuk Alireza Jahanbakhsh dkk.
ituasi politik ini bisa menjadi tantangan besar bagi sepak bola internasional menjelang Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa Iran dan Amerika Serikat adalah musuh bebuyutan secara politik. Donald Trump pun memandang negara Persia itu sebagai lawan utama.
Sang presiden beberapa waktu lalu bahkan sampai berucap. Bahwa dirinya takkan mengeluarkan visa untuk Alireza Jahanbakhsh dkk.






