Pengaruh Zidane di Real Madrid Minim, Gareth Bale Ungkap Fakta Mengejutkan

Gareth Bale dan Zinedine Zidan di Real Madrid

Zinedine Zidane tak pernah melatih tim lain selain Real Madrid. Fakta ini memunculkan beberapa prasangka soal kapasitasnya sebagai pelatih.

Zinedine Zidane dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah Real Madrid setelah membawa Los Blancos meraih berbagai trofi bergengsi.

Legenda Prancis menangani Real Madrid dalam dua periode. Pertama, pada 2016 sampai 2018, ia kemudian kembali setahun berselang dan bertahan selama dua musim. 

Kesuksesan Real Madrid di era Zinedine Zidane memang sulit dilupakan. Klub ibu kota Spanyol itu meraih banyak gelar bergengsi di bawah kepemimpinan legenda Prancis tersebut.

Zinedine Zidane Sukses Besar Bersama Real Madrid

Dalam dua era itu, Zidane sukses besar pada periode pertama. Di mana banyak trofi diraih, termasuk tiga Liga Champions selama tiga musim beruntun. Pada periode tersebut, Real Madrid bahkan mencatat sejarah dengan menjuarai Liga Champions tiga musim berturut-turut.

Sementara, pada periode kedua hanya dua gelar diraih. Masing-masing LaLiga dan Piala Super Spanyol. Sebenarnya banyak tim yang mengincar sosok asal Prancis.

Manchester United bahkan tiga kali mendekatinya. Namun, ia tak tertarik untuk ke Inggris karena kendala bahasa dan cuaca.

Belakangan muncul kabar Zinedine Zidane akan menukangi timnas Prancis. Tentunya dia harus bersabar karena kursi itu baru akan kosong setelah Piala Dunia 2026.

Gareth Bale Ungkap Peran Minim Zidane di Real Madrid

Pada periode pertama di Real Madrid, Zidane punya skuad lengkap. Terutama di lini depan dengan keberadaan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale.

Sebagai pemain andalan, Bale tahu betul kualitas pelatihnya itu. Menariknya, dia mengakui pria yang akrab disapa Zizou tidak melakukan banyak hal selama menangani El Real.

“Zidane sebagai pelatih? Jujur saja, dia tidak banyak melakukan sesuatu. Kami hanya berlatih taktik sebelum menghadapi Barcelona atau Bayern Munich,” ungkap Bale.

“Selebihnya kami berlatih taktik bertahan 15 menit. Sisanya hanya permainan penguasaan bola, melepaskan tendangan ke gawang, lalu pulang,” sambung legenda Wales.

Real Madrid Ukir Sejarah Bareng Zidane dan Bale

Ucapan Gareth Bale seolah membuktikan bahwa Los Blancos tak perlu pelatih hebat dan kaya akan taktik. Yang terpenting, sosok yang disegani pemain, punya man management bagus, dan memberi kebebasan pemain di lapangan.

Dengan cara ini pula Real Madrid menuai sukses. Bahkan sejarah berhasil diukir klub ibu kota Spanyol pada periode pertama kepelatihan Zinedine ZIdane.

Di mana mereka sukses mengunci tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Ini menjadikan Los Blancos sebagai tim pertama dalam sejarah yang mampu mencatat hat-trick juara.

Pernyataan Gareth Bale ini menambah panjang cerita menarik dari ruang ganti Real Madrid selama era Zinedine Zidane. Baca juga berita terbaru lainnya seputar sepak bola Eropa hanya di Planet-Bola.

No comments yet! You be the first to comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked *